mata minus, mata minus bisa   sembuh, mata minus melahirkan normal, mata minus pada anak, mata minus   melahirkan, mata minus tidak bisa melahirkan, mata minus sembuh, mata   minus slinder, mata minus 1 4, obat mata minus
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Mata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Mata. Tampilkan semua postingan

Mengobati Mata Minus, Mata Plus Secara Alami

  1. Zooming, adalah latihan melihat/focus dari benda yang jauh ke benda yang dekat, secara bergantian. Misal dengan melihat pensil dengan jarak 15 cm didepan mata dengan objek lain yang jaraknya lebih jauh, misal 4 meter atau lebih.
  2. Palming, adalah menutup mata dengan kedua telapak tangan. Gosok kedua tangan dengan lembut sampai terasa hangat, kemudian letakkan telapak tangan pada mata dalam kondisi terpejam, jangan tekan bola mata, tapi letakan dengan halus pada tulang-tulang sekitar mata.
  3. Latihan dengan Kartu test mata yang jarahnya berjauhan.
  4. Soft focus, sama dengan zooming, hanya saja, selama focus mata tidak boleh berkedip selama 5-25 detik, dan mata tidak terlalu focus, hanya melihat secara santai.
  5. Menguaplah dengan lebar, sampai anda benar-benar merasa rileks.
  6. Dengan bola berayun, coba untuk focus ke bola yang bergerak karena ayunan. Atau bisa diganti dengan bola pingpong/tennis yang sedang dimainkan, atau alternative lain yang serupa.
  7. Pencahayaan, dengan mata tertutup, pandanglah matahari, atau lampu yang cukup terang, sampai mata anda terasa hangat.
  8. Latihan peregangan otot mata, gerakan mata anda kebawah, keatas, tengah samping.
  9. Memijat bagian-bagian kepala yang mempengaruhi mata; bagian bawah alis, pangkal hidung yang diapit oleh 2 mata, 2 sisi kening di ujung alis bagian luar, titik bawah mata (tulang sekitar mata), bahu dekat tengkuk, 2 urat leher di bagian tengkuk.
  10. dll, lebih lengkap silakan baca bukunya ya.. :D
mata minus, mata minus bisa  sembuh, mata minus melahirkan normal, mata minus pada anak, mata minus  melahirkan, mata minus tidak bisa melahirkan, mata minus sembuh, mata  minus slinder, mata minus 1 4, obat mata minus

Tambahan

  1. Sering-seringlah berjemur bawah dimatahari
  2. Sering-seringlah melihat warna-warna alami di luar ruangan
  3. Makanan yang tidak dianjurkan selama masa latihan:

    1. Minuman ber alcohol

    2. Makanan atau minuman yang mengandung kafein

    3. Telor

    4. Gorengan

    5. Buah-buahan

    6. Es krim

    7. Keju

    8. Rokok

    9. Kopi

    10. Susu

    11. Daging merah

    12. Obat-obatan (Selain yang dianjurkan dokter)

    13. Makanan yang mengandung gula.

  4. Olah raga yang dianjurkan:

    1. Aerobic

    2. Bersepeda

    3. Dansa cepat

    4. Jogging

    5. Skating

    6. Jalan kaki

    7. Berenang

    8. Tennis

    9. Selancar

    10. Yoga

    11. Taichi

  5. Menggunakan Pinhole glasses bisa sangat membantu menambah ketajaman penglihatan anda. Barang ini cukup murah dipasaran, seorang teman membelinya di Jepang dengan harga hanya 100 Yen (atau sekitar 8.000 rupiah), tetapi saya tidak tahu berapa harganya di Indonesia (saya kebetulan membeli via internet dan harnya nya adalah 185.000, dan saya agak merasa tertipu :(

Latihan dengan pinhole glases akan coba saya tulis lagi nanti..


Sumber: http://watulawang.co.cc

»»  READMORE...

Tips Kesehatan Mata dan Tubuh Yang Kuat

Rabun jauh merupakan kelainan pembiasan mata. Sehingga penderita dapat membaca tulisan dan melihat benda berjarak dekat dengan baik, tetapi mengalami kesulitan melihat benda dan membaca tulisan pada jarak jauh. Sebabnya bentuk bola mata terganggu, sehingga sinar yang masuk mata, fokusnya jatuh jauh diluar dasar tegak lurus ( vertikal ).

Dapat pula karena pertumbuhan tubuh yang terlalu cepat, karena jaringan parut mata selaput bening mata, kencing manis yang tidak terkontrol, katarak, kebiasaan membaca terlalu dekat, kotoran di organ penglihatan.

Menurut akupunktur traditional faktor-faktor penyebabnya adalah lemahnya hati, kandung empedu, limpa lambung, ginjal dan kandung kemih. Menurut teori Wulun Pa Kao ( teori lima roda ) karangan pakar pengobatan cina sekitar 2000 tahun yang lalu, melihat keadaan mata dapat tercermin, kuat lemahnya organ-organ dalam tubuh.



Kelainan organ yang dapat tercermin dari antara lain :

* Jantung dan usus kecil ciri pendarahan mata, nyeri bagai ditusuk jarum
* Hati dan kandung empedu cirinya Mata merah dan air mata berlebihan
* Limpa dan lambung cirinya Lemahnya otot-otot kelopak mata lemah, kabur, buta, pusing dapat mual karena terlalu banyak membaca
* Paru-paru dan usus besar cirinya Kelainan pembuluh darah pada ujung mata
* Ginjal dan kandung kemih cirinya Mata silau dan gangguan penglihatan



Resep :

Pagi : Sari wortel 1/2 liter

Siang : Sari wortel 1 gelas, sari bit 1/3 gelas, dan sari timun1/2 gelas

Sore : Sari wortel 1 gelas, sari seledri 1/2 gelas dan petroselli 1/4 gelas



TERAPI AKUPRESSURE

Uyekan di bawah ini berhasil membuat beberapa penderita penglihatannya menjadi normal setelah diuyek oleh mereka sendiri stelah beberapa minggu.


1. Titik Pertama

Lambung no1, terletak dibawah mata, pada suatu garis lurus yang melewati tengah-tengah mata, bila mata melihat lurus kedepan.

Bila anda menderita penyakit lambung, titik ini dipijat pada pagi hari terasa sakit. Anda harus berhati-hati dengan lambung anda, hindari banyak makan.

Bila titik ini dipijat perlahan-lahan setiap pagi sebanyak 25 kali searah jarum jam akan dapat menyembuhkan radang selaput bening, radang selaput mata, rabun senja, cadok ( miopia ), mata kedutan, bular mata, juga radang selaput jala.


2. Titik kedua

Titik kandung kemih no 1, disebut juga sebagai titik terang mata. Letaknya didekat pangkal hidung berjarak 1/4 cm dari dari batas mata dekat hidung. Bila diuyek-uyek secara perlahan setiap pagi sebanyak 25 kali searah jarum jam, dapat menyembuhkan radang selaput bening, keluar air mata, rabun senja, buta warna, cadok, mundur syaraf penglihatan, bular mata, dan daya pandang rusak.

3. Titik ketiga

Titik usus besar no 4, terletak di gunungan tertinggi antara jari jempol dan jari telunjuk apabila dirapatkan. Menurut akupunktur traditional bila titik ini diuyek-uyek setiap pagi sebanyak 25 kali sesuai dengan jarum jam dapat menyembuhkan bengkak mata, sakit kepala daerah kening, nyeri mata, kejang mulut, tidak dapat haid, radang selaput lendir, tuli, bisu, sakit tulang sendi anggota gerak atas, dan juga lumpuh.

Di negeri Cina, para akupunkturis menusuk titik usus besar no 4 ini dengan jarum akupunktur mengadakan pembedahan karena dapat untuk patiroso ( pembiusan tanpa obat ).


4. Titik keempat

Titik kandung empedu no 20 ini di sebut ” kolam angin ”. Titik ini mempunyai ciri khas menyembuhkan penyakit masuk angin. Letaknya satu jari dari batas rambut belakang dalam sebuah lekukan pada pertengahan ujung otot bahu dan otot leher.

Bila titik ini dipijat perlahan-lahan setiap pagi sebanyak 25 kali searah jarum jam akan dapat menyembuhkan penyakit mata, sakit kepala, pusing, pilek, sakit bahu, epilepsi, dan lumpuh sebelah.


5. Titik kelima

Titik kandung empedu no 27 di dalam teori akupunktur tradisional disebut titik ” Sinar Terang ”, karena sangat efektif menyembuhkan penyakit mata bila diuyek-uyek 25 kali setiap hari.

Letaknya naikkan tujuh jari tangan penderita diatas polok mata kaki luar pada batas tulang kering.

Selain dapat untuk menyembuhkan penyakit mata juga berguna menyembuhkan sakit dan pegal tungkai bawah, nyeri dan bengkak kelenjar susu sebelum datang haid, mata cadok, buta malam, kepala pusing, dan sakit sisi luar kaki.


6. Titik keenam

Terdapat di ujung bawah daun telinga ini merupakan titik menghilangkan gejala rabun jauh. Setiap pagi supaya di pijat keras-keras sebanyak 25 kali.


7. Titik ketujuh

Kandung empedu no 1, letaknya sejauh satu jari dari ujung mata menjauhi sudut mata. Titik ini bila diuyek-uyek dapat menyembuhkan kepala pusing, glaucoma, katarak, penglihatan menurun, mata berair karena angin, buta malam, juga seluruh selaput bening keruh.


8. Titik kedelapan

Titik ini di sebut Taiyang letaknya dalam lekukan sejauh dua jari menjauhi sudut mata. Bila anda pusing uyek-uyek searah jarum jam 20 kali. Apabila salesma putar tidak searah jarum jam sebanyak 50 kali, titik ini dapat menyembuhkan mata cadok.

Sumber: http://www.indonesiamedia.com
»»  READMORE...

Mata Minus dan Posisi Tidur

Tidak ada hubungan antara posisi tidur sambil membaca dan timbulnya kelainan mata. Tapi justru lampu yang menerangi tulisan tersebut, yang amat merpengaruh terhadap kesehatan mata.

Oleh karena itu merawat mata menjadi penting, dengan melakukan perlindungan dan memperlakukannya secara hati-hati agar tidak terancam pelbagai gangguan yang tak perlu.

Mata termasuk organ tubuh yang sangat vital. Kalau indera penglihatan ini terganggu, segala aktivitas kita pastilah ikut terganggu. Sekadar kena kelilip saja, kita sudah uring-uringan. Oleh sebab itu dr. H. Raman R. Saman dari RS Mata Prof. Dr. Isak Salim Aini, Jakarta, mengingatkan, betapa pentingnya pelindung mata bagi para pengendara sepeda motor. Terpaan angin, debu, dan terik sinar matahari yang mengandung ultra violet, berpeluang mengganggu kesehatan mata. Serpihan benda padat, zat kimia, atau serangga yang masuk ke mata bisa menyebabkan infeksi mata (konjungtivitis) dengan gejala merah, pedih, atau belekan. Bisa juga mengakibatkan infeksi kornea (keratitis) yang dapat meninggalkan bekas luka parut setelah sembuh, bercak putih tipis (nebula) atau tebal (makula).

Kondisi yang lebih parah kalau tumbuh pterygeum (semacam daging tumbuh) yang menutupi kornea mata. Kelainan yang di dasari oleh bakat ini, bila ukurannya masih kecil (kurang dari 1 mm) dan tidak menimbulkan gangguan (merah, pedih, rasa mengganjal pada mata) tidak apa apa, terutama kalau usia penderita masih di bawah 40 tahun. Namun, kalau membesar sampai mendekati lingkaran pupil, sering merah, dan terasa pedih, serta usia penderita di atas 40 tahun, sebaiknya segera diatasi. Dokter biasanya akan melakukan pengikisan lewat pembedahan. Pembedahan yang hanya berlangsung 15 menit itu jarang dilakukan pada penderita usia di bawah 40 tahun, sebab kemungkinan timbul kembali lebih besar.

Pelindung mata itu boleh berupa helm atau kacamata. Helm yang baik, menurut dr. Saman, dilengkapi visor (kaca plastik yang dapat dinaikturunkan seperti helm pilot pesawat tempur). Kacamata yang baik terbuat dari plastik yang tidak mudah pecah dan posisinya ketika dipakai rapat pada kulit dahi dan pipi. Sebaiknya, dipilih lensa photosun atau photogrey yang dapat meredupkan cahaya yang terlalu silau atau menjadikan terang di saat hari mulai gelap. Lensa warna hijau lebih sejuk karena pandangan sekeliling dominan berwarna hijau. Dengan warna hijau pula, semua warna lain tersaring, kecuali hijau. Atau warna abu-abu yang bersifat netral dan mampu memfilter semua warna. Dengan mengenakan kacamata hijau atau abu-abu, cahaya yang sampai ke retina mata lebih redup. Kacamata pelindung juga wajib hukumnya untuk dikenakan para pekerja pabrik seperti pabrik baja, aki, tekstil, peniup gelas, serta pengelas, penggurinda, dan pengecor besi. Jika selaput bening mata atau kornea terkena zat H2SO4 (asam sulfat) dari aki atau uap formalin dari tekstil, sel-sel pembentuk air matanya terganggu.

Tidak kalah bahayanya adalah pengaruh panas pengecoran besi atau baja yang bisa mempercepat terjadinya katarak. Dibandingkan dengan di negara-negara dingin atau empat musim, penduduk negara tropis umumnya lebih cepat terkena katarak atau pterygeum karena pengaruh panas, debu, serta angin.

Kebiasaan minum alkohol atau arak berkualitas rendah, menurut dr. Saman, juga bisa merusak mata sehingga buta akibat saraf matanya mati. Penderita buta permanen ini umumnya organ matanya seperti kornea, lensa, retina, pupil, bola mata, tidak mengalami kecacatan. Orang lalu terkelabui oleh cacat mata seperti ini.

Membaca sambil berbaring

Benarkah kebiasaan membaca sambil tiduran ada hubungannya dengan gangguan mata minus? “Bukan posisi membacanya yang sebenarnya menyebabkan mata rusak, tetapi lampu yang menerangi tulisan,” jelas dr. Saman. “Jadi, tidak ada hubungan antara posisi tidur sambil membaca dan timbulnya kelainan mata.” Pada posisi membaca sambil duduk, lampu yang menerangi biasanya datang dari atas, sehingga posisi membaca demikian ini dinilai paling baik. Namun, tidak ada salahnya mengingatkan anak anak, atau siapa pun, untuk tidak membaca sambil tiduran, apalagi kalau penerangan lampu tidak cukup. Untuk keperluan membaca, atau juga melakukan pekerjaan tangan yang rumit seperti menisik, menjahit, melukis, dsb., disarankan menggunakan penerangan dengan bola lampu susu 40 watt. Sebaiknya sinarnya di pusatkan ke objek bacaan atau pekerjaan yang dilakukan.
“Bola lampu susu tidak silau karena ada filternya. Sedangkan lampu neon tidak disarankan karena sinarnya berupa getaran,” tutur dr. Saman. Lampu duduk dengan bohlam 60 watt dinilai terlalu terang, sebaliknya di bawah 40 watt terlalu redup. Kurangnya penerangan yang cukup menyebabkan kerja Otot terlalu berat sehingga mata mudah lelah dan pedih, dan ini mempercepat timbulnya kelainan miopia (rabun jauh atau cadok) terutama pada seseorang yang punya bakat.

Dr. Saman menolak mitos bahwa pencegahan miopia (mata minus) atau hipermetropia (mata plus) bisa dilakukan dengan makan wortel. Menurut ilmu kedokteran mata, itu tidak benar. “Wortel memang banyak mengandung vitamin A dan bagus untuk kesehatan, namun tidak untuk mencegah miopia,” tegasnya. Begitupun air sirih yang dikatakan bagus untuk mencuci mata, sebenarnya sama saja fungsinya jika mencuci mata dengan air bersih atau boorwater (air suci hama pencuci mata).

Pengecekan untuk mengetahui apakah mata Anda masih normal atau tidak, bisa dilakukan sendiri secara sederhana di rumah. Anak yang matanya sering dikedip-kedipkan, digosok-gosok, atau dikerutkan, bisa dites penglihatannya dengan menyuruh dia membaca angka-angka kalender dari jarak tententu. Cara ini bisa pula dilakukan di sekolah bila guru mencurigai muridnya mempunyai kelainan mata.

Mereka yang hobi berenang sering mengalami mata merah setelah berenang. Hal itu tidak perlu dicemaskan karena akan pulih kembali dengan sendirinya. Mata merah demikian umumnya bukan akibat dari kemasukan bakteri, tetapi karena kaporit pada air kolam renang. Kaporit atau sabun justru mengandung anti septik.

Sementara itu jika Anda terserang penyakit mata merah akibat virus, atau lebih populer dengan belekan sebenarnya, menurut Raman, cukup diatasi dengan beristirahat saja. Biasanya setelah 3 hari akan sembuh dengan sendirinya karena air mata sudah mengandung antiseptik. Namun, belekan ini memang sangat menular, sehingga mereka yang tinggal bersama penderita hendaknya diberi pencegah berupa obat tetes mata yang mengandung antibiotik selama beberapa hari dan menjauh dari penderita.

Pengaruh gelombang elektromagnetik pada komputer atau televisi pun tidak berakibat buruk pada mata, selama tidak terjadi kebocoran magnet pada kedua perangkat tersebut yang bisa membahayakan retina mata. Namun jarak menonton televisi perlu dijaga, setidaknya tujuh kali lebar televisi. Kalau Anda bekerja di depan komputer dan setelah beberapa saat mata terasa pedih atau capek, sebaiknya beristirahat sebentar barang 10 menit. Sementara beristirahat, pandangan mata sebentar diarahkan ke pemandangan yang jauh atau banyak pepohonan hijau agar terasa sejuk kembali.

Bila bangun pagi mata terasa capek atau pedih, cobalah teliti secara cermat apakah pada malam sebelumnya Anda terlalu lama membaca atau bekerja di depan televisi? Kalau demikian, sebenarnya tidak perlu cemas, sebab dengan cukup istirahat di malam berikutnya, mata Anda akan kembali sehat. Namun, dr. Raman mengingatkan, kalau tiba-tiba mata kita sakit, merah, atau pedih, dan sampai tiga hari keadaannya malah semakin parah, hendaknya segera ke dokter, agar kelaian atau penyakit dapat terdeteksi sedini mungkin. Sebelum ke dokter, untuk sementara mata bisa diberi obat tetes atau salep mata yang mengandung antibiotik.

Kapan perlu obat tetes?

Menghadapi gangguan mata, sering kali timbul pertanyaan, apakah obat tetes mata yang diperjualbelikan di pasaran bisa menjamin mata dari serangan penyakit atau masuknya bakteri? Menurut dr. Saman, mata manusia sudah dilengkapi dengan sistem perlindungan yang baik, seperti bulu mata, alis mata, refleks kedip, serta air mata yang mempunyai susunan kimia tertentu yang tidak ada tandingannya. Karena itu, obat tetes diperlukan pada kondisi tertentu saja. Misalnya, pada penderita mata kering atau produksi air mata kurang karena faktor usia, penderita kelainan glaukoma (tekanan bola mata yang terlalu tinggi), terkena infeksi atau alergi. Itu pun harus atas anjuran dokter mengingat ada obat tetes mata di pasar bebas yang mengandung zat penyempit, atau pengerut pembuluh mata (vasoconstriction). Obat ini dalam sekejap memang bisa menghilangkan merah mata akibat terkena debu atau kotoran. Namun, bila digunakan dalam waktu lama, bisa sebagai pencetus kelainan glaukoma terutama bagi mereka yang berbakat.

Ada pula obat tetes mata yang mengandung katalin, yang konon diklaim bisa menghambat kelainan katarak pun, sebenarnya kurang berfungsi. Cara satu-satunya mengobati katarak adalah dengan operasi.

Untuk menguji apakah mata kekurangan air atau tidak, biasanya dokter melakukan tes schilmer atau menggunakan semacam kertas plui (penyerap air) selama 5 menit. Kalau air mata yang terserap hanya 1 – 5 mm, berarti air mata dalam kondisi kurang. Di sinilah obat tetes air mata buatan (liar tears) diperlukan. ?Ibarat sop yang kurang asin, tentu harus ditambah garam, bukan cabai atau gula. Jadi, pemakaian tetes mata harus tepat guna,? tegas dr. Saman.

Mata yang alergis dengan tanda-tanda seperti gatal, merah, dan ada kalanya keluar bintil-bintil kecil karena alergis terhadap debu atau serbuk tanaman, juga membutuhkan obat tetes mata yang bersifat disensitifisasi atau mencegah cetusan. Atau obat tetes antihistamin untuk menghilangkan gejala.

Sementara itu pemakaian boorwater yang juga dapat dibeli di apotek atau toko obat tidak dianjurkan digunakan secara rutin untuk mencuci mata. “Bila mata kelilipan entah kemasukan pasir, bulu mata, atau debu, tidak perlu harus dicuci dengan boorwater. Dengan air bersih pun cukup,” kata dr. Saman.

Sumber: http://www.depkes.go.id
http://hidupsehat.sumberide.com
»»  READMORE...

Obat Mata Yang Paling Ampuh Menurut Islam

Rata Penuh

Mata merupakan salah satu indera vital bagi manusia, dengannya kita dapat melihat dengan jelas mana yang lebih baik dari yang buruk, tanpanya kita akan merasakan ketidak-sempurnaan sebagai manusia, dan salah dalam menggunakannya akan membuat kita melihat dalam kebutaan.

Secara phisikologis dan sufis (mistis), seseorang dapat dinilai melalui matanya, karena mata adalah pancaran dan cerminan dari apa-apa yang ada di dalam hati, meskipun mulut dapat berkata lain namun mata tetap tidak dapat menyembunyikan dan menutupinya. Dalam kedokteran pun tidak heran jika kita akan jumpai seorang dokter yang memeriksa penyakit pasiennya melalui mata.

Obat Mata Minus, Kesehatan Mata, Mata Minus, Kesehatan Mata,

Berkembang pesatnya peradaban manusia akan membuat mata mudah terjangkiti oleh virus-virus peradaban yang mengakibatkan kerusakan atau kaburnya penglihatan dan sebagainya, meskipun secara dzahirnya terlihat baik, sehat dan kedua mata masih berfungsi normal, akan tetapi secara batiniahnya adalah layu dan tidak sehat. Saya menyadari, sebagian besar orang belum mengetahuinya, ada baiknya saya tuliskan sedikit mengenai obat ampuh yang dapat menangkal virus-virus tersebut yang mana telah dipraktekkan oleh ulama salaf terdahulu dan hasilnyapun telah terlihat jelas pada mata mereka.

Di sebuah mesjid, ketika muadzzin mengumandangkan azan, sampailah ia pada dua kalimat syahadat atas kerisalahan Nabi Muhammad SAW. Pada saat syahadat yang pertama dilantumkan, saya membaca “Shallallahu ‘alaika ya Rasulallah”, dan pada syahadat yang kedua, saya mencium kedua ujung ibu jari dan mengusapkannya ke mata sambil berucap “Qurrat ‘aini bika ya rasulallah Allahumma matti’ni bi as-sam’i wa al-bashari, Allahummah Fadz ‘ainay wa nurhima”. Jamaah yang hadir di saat melihat perbuatan tersebut bertanya dan berdebat bahkan ada yang mengatakan bid’ah.

Setelah selesai shalat berjamaah, semakin ribut dan ramai orang bertanya serta berdebat. Secara singkat saya hanya menjawab “Itulah obat yang paling ampuh untuk menjaga mata dan melindunginya dari segala macam bentuk penyakit mata”, orang yang minus pada matanya pun dapat menggunakan untuk mengurangi keminusan bahkan menyembuhkannya jika diamalkan secara berkesinambungan, dan orang-orang yang mempraktekkannya akan lebih jelas melihat jalan yang terang dan benar, terpancar pada kedua matanya ketajaman yang tidak dapat dinilai dan bahkan dapat menundukkan pandangan orang lain.

Sebagian ulama mengatakan bahwa hal ini adalah bid’ah. Sebagaimana dalam kitab “Talkhish al-Maqashid al-Hasanah” oleh Az-Zarqani bahwa Hafid al-’Arafi berkata jika hal ini tidak mempunyai dasar hukumnya dan diada-ada oleh Sufyan bin Uyainah. Ulama-ulama Wahhabi pun dengan tegas menyatakan bahwa hal ini adalah bid’ah.

Maslah ini sebenarnya telah disebutkan oleh ulama-ulama salafu salihin, seperti Al-’Alamah as-Sanwani dalam penjelasannya terhadap kitab “Mukhtashar Shahih al-Bukhari” oleh Ibnu Abi Hamzah. Juga seperti al-Faqih ad-Dilzali dalam kitab “Mujarrabat”nya, yang mengatakan bahwa sebagian besar ulama-ulama terdahulu telah mempraktekkannya yang menunjukkan sebagai qudwah bagi orang lain.

Syekh Daud al-Baghdadi menyebutkan dalam risalahnya bahwa saya tidak pernah mendapatkan hadis-hadis yang menunjukkan atas masalah ini, akan tetapi bisa jadi bersumber dari perkataan Rasulullah SAW:”Akan turun rahmat yang berlimpah di saat menyebutkan nama-nama orang shaleh”. Hal serupa juga dikemukakan oleh Ibnu Jauzi, Hafidz ibnu Hajar dari Imam Ahmad, juga oleh imam Suyuti dalam kitabnya “Al-Jami’ as-Sahghir”.

Diriwayatkan dari Ibnu Jawzi dati Sufyan bin Uyainah bahwa pada saat menyebutkan nama orang-orang shaleh akan bercucuran rahmat. Demikian juga yang dikemukakan oleh Syekh Daud al-Baghdadi. Tidak dapat dipungkiri bahwa Nabi Muhammad SAW adalah orang yang shaleh dan tiada keraguan akan turunnya rahmat yang berlimpah pada saat menyebutkan namanya, sehingga berdoa pada saat turunnya rahmat adalah mustajab dan orang yang mendengar serta berucap “Qurrat ‘aini bika ya Rasulallah” adalah doa terjaganya mata serta akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Maka tidak ada larangan padanya.

Ulama Hanafiah, seperti Thahthawi, menukilkan dalam penjelasannya terhadap kitab “Maraqi al-Falah” oleh Qahastani dari kitab “Kunz al-’Ibad fi fadhail al-Ghazw wa al-jihad” oleh abu al-Qasim bin Iqal berkata:”Disunnahkan pada saat mendengar syahadatain atas Rasul untuk mengucapkan Shallallahu ‘alaika ya Rasulallah pada syahadat pertama dan mengucapkan Qurrat ‘aini bika ya rasulallah allahuma matti’ni bi as-sam’i wa al-bashari pada saat mendengar syahadat yang kedua setelah mencium kedua ujung ibu jari sambil mengusapkannya ke mata, maka Rasulullah SAW akan menjadi penunjuk jalan baginya untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat”.

Dalam Hasyiyah al-Baidhawi dari syekh Abu al-Wafa berkata:”Saya telah mendapatkan dalam beberapa fatwa bahwasanya Abu Bakar As-shiddiq ra mendengar azan, pada saat muazzin sampai pada ucapan dua kalimat syahadat atas Nabi, ia mencium kedua ujung ibu jarinya dan mengusapkannya di kedua matanya, kemudian yang melihat perbuatan Abu Bakar tadi bertanya kepadanya:”Mengapa engkau melakukan yang demikian ya Aba Bakar?”, ia menjawab:”Saya bertabarruk dengan kemuliaan namamu ya rasul”, kemudian Rasulullah berkata:”Kamu benar, dan barangsiapa yang melakukan hal tersebut ia akan selamat dari kerabunan dan terjaga di sisiku jika ia mengucapkan “Allahummah Fadz ‘Ainay wa nurhima”, Ya Allah jagalah kedua mataku dan cahayanya. Hal serupa disebutkan oleh Ad-Dilimi dalam kitabnya “Al-Firdaus” mengenai hadis Abu Bakar ra tadi, dan juga disebutkan oleh at-Thahthawi dalam kitabnya “Al-Fadhail”. Hal serupa pun akan dijumpai dalam Hawasyi al-’Alamah as-sayyid Muhammad bin Abidin dalam “Ala ad-Dar”, malah ia mensunahkannya. Dengan demikian menunjukkan bahwa tidak ada larangan padanya dan tidak dapat dikatakan sebagai bid’ah.

Sebagian ulama mengkhususkannya hanya pada azan tanpa Qamat sebagaimana penjelasan al-Qahastani pada catatan kaki bukunya, dan sebagian yang lain membolehkannya bukan saja pada azan melainkan pada setiap mendengar ucapan dua kalimat syahadat atas Nabi, bahkan pada saat mendengarkan namanya.

Dari semua urain di atas, jelaslah apa yang dibutuhkan oleh mata agar terhindar dari segala macam bentuk virus peradaban dan obat yang ampuh untuk menyembuhkan kerabuan pada mata dan sebagainya. Karena hidup di zaman modern, mata tidak akan terhindar dari melihat apa-apa yang tidak patut untuk dilihat. Olehnya itu jagalah mata dan melindunginya seperti apa yang telah dikemukakan di atas. Wallahu a’lam bisshawab.

»»  READMORE...